Ada
beberapa cara menentukan letak suatu titik
dalm ruang dimensi tiga.cara-car tersebut didasarkan pada peneetapan
patokan mula yang digunakan. Dalam tulisan
ini dalam menentukan letak suatu
titikmenggunakan sistem koordinat kartesius siku-siku. Patokan mula yang
diambil dalam koordinat kartesius
dimensi tiga adalah tiga garis lurus yang saling tegak lurus yang dinamakan
sumbu x, sumbu y, dan sumbu z.
Meskipu letak
garis-garis yang saling tegak lurus ini dapat diambil sesuka hatikita, namun
diambil kesepakatan sebagai berikut: sumbu y diambil mendatar, arah ke kanan
merupakan arah positif dan kiri merupakan arah negatif. Sumbu y dan sumbu z
terletak pada kertas kita, sedangkan sumbu x tegak lurus pada kertas dan
melalui titik potong sumbu y dan sumbu z.Sumbu x yang menuju sebagai arah
positif dan arah lawannya sebagai arah negatif.

Letak suatu titik ditentukan
oleh jarak titik itu ke bidang-bidang koordinat yz, xz, dan xy, serta dilihat
apakah arah positif atau negatif. Oleh karena itu suatu titik tertentu oleh
pasangan (tripel) tiga bilangan, misalnya titik p(x, y, z). Pasangan pertama,
yaitu x disebut koordinat x atau absis. Pasang kedua, yaitu y disebut koornat y
atau orbital, dan pasangan ketiga disebut koordinat z atau aplikat.
Titik-titik P(2 ,3 ,4)
dan Q(4, -2, 3) berturut-turut terletak dalam oktan I dan II. Titik 0(0, 0, 0)
disebut titik asal. Setiap pada sumbu x, ordinat dan aplikatnya nol, sedangkan
suatu titik yang terletak pada bidang xy, aplikatnya nol. Untuk menggambarkan
sebuah titik, kita tidak perlu untuk menggambar balok, akan tetapi cukup dengan
tiga ruas garis yang menyatakan absis, ordinat, dan aplikatnya.
0 Comments:
Posting Komentar