Tampilkan postingan dengan label Ade Priyanti Blog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ade Priyanti Blog. Tampilkan semua postingan

Software-Sofware Matematika



Dewasa ini, dimana perkembangan teknologi dan pendidikan sangatlah pesat sehingga proses pembelajaran pun dapat dilakukan dengn menggunakan software-software tertentu untuk mempermudah kita dalah menyelesaikan suatu permasalahan dalam pembelajaran dengan mudah, cepat dan akurat. Software sendiri memiliki nama lain yaitu perangkat lunak, software atau perangkat lunak mempunyai pengetian sebagai sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data tersebut dapat berupa suatu program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Karena Software disebut juga dengan perangkat lunak maka sifat yang dimikilinya pun berbeda dengan hardwere. sifat dari software ialah antara lain tidak dapt disentuh dan dilihat secara fisik, namun bisa dioprasikan.
Ada banyak software matematika yang dapat digunakan untuk membantu kita memecahkan persoalan matematika yang kita hadapi.Beberapa software-software matematika tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
1.    Geogebra
Geogebra singkatan dari Geometry dan Algebra. Program aplikasi ini diciptakan oleh Markus Hohenwarter.  Geogebra merupakan program aplikasi ICT yang ditujukan untuk membantu pembelajaran Matematika dalam bidang Geometri, Satistika, Kalkulus, dan Aljabar. Kita dapat meghubungkan titik, garis, segmen, vektor dengan bentuk yang lebih dinamis.
2.    Macromedia Flash
Macromedia Flash adalah sebuah program mutimedia dan animasi yang keberadaannya ditujukan bagi pecinta desain dan animasi untuk berkreasi membuat aplikasi-aplikasi unik, animasi-animasi interaktif pada halaman web, film animasi kartun, presentasi bisnis maupun kegiatan. Disamping itu, tidak menutup kemungkinan juga dengan menggunakan secara optimal kemampuan penggunaan fasilitas menggambar dan bahasa pemrograman pada Flash (action script) ini kita mampu membuat game-game yang menarik.
3.    Mapel
Maple merupakan salah satu dari beberapa software (perangkat lunak) yang merupakan aplikasi komputer yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan matematika. Dengan menggunakan program ini, berbagai persoalan matematika dapat diselesaikan. Beberapa topik dasar matematika digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran, terutama materi  pada mata kuliah Aljabar Linier dan Kalkulus.
Kegunaan yang ditawarkan oleh maple diantaranya :
a.       Maple bisa digunakan untuk melakukan komputasi-komputasi sederhana, seperti operasi (+), (-), (*), (/), pangka t(^), akar kuadrat bilangan (sqrt), logaritma (log10), ln (log), eksponensial (exp), KPK(lcm), dan FPB(gcd) dan lain sebagainya.
b.      Sebagai alat bantu untuk memahami matematika melalui visualisasi, maupun alat bantu hitung, antara lain Operasi Aljabar, Menggambar Fungsi, Mencari Limit Fungsi, Kekontinuan Fungsi, Turunan, Penggunaan Turunan, Integral dan Penggunaannya (seperti mencari Luas daerah dibawah kurva, dan volume benda putar beserta visualisasinya) dan lain sebagainya.
4.    Matlab
Matrix laboratory atau yang lebih kita kenal dengan sebutan MATLAB merupakan sebuah program yang digunakan untuk menganalisis dan menghitung data-data numeris. Selain itu matlab juga merupakan bahasa pemrograman matematika lanjutan yang dibentuk dengan dasar pemikiran yang memakai sifat dan bentuk matriks.
5.    Microsoft Mathematics
Microsoft Mathematics Perangkat lunak sejenis kalkulator namun memiliki fitur yang lebih lengkap dan memiliki kemampuan untuk menjabarkan secara detail langkah demi langkah penyelesaian suatu persoalan dalam bidang aljabar, kalkulus dan statistik.
6.    Autograph
Autograph merupakan salah satu software yang bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika, terutama dalam materi persamaan integral. Program-program  komputer sangat  ideal  untuk dimanfaatkan dalam pembelajaran konsep-konsep matematika yang menuntut ketelitian tinggi,  konsep, penyelesaian grafik secara tepat, cepat, dan akurat. Inovasi  pembelajaran  dengan bantuan komputer sangat baik  untuk diintegrasikan dalam  pembelajaran  konsep-konsep matematika, terutama yang menyangkut transformasi geometri, kalkulus, statistika, dan grafik fungsi. Autograph memiliki kemampuan membuat grafik 2D dan 3D untuk materi tranformasi, kerucut bagian, vektor, kemiringan, dan turunan. Dengan menggunakan software ini, pengguna dapat mengamati bagaimana fungsi, grafik, persamaan, dan perhitungan.



Read more

Tips Agar Siswa Menyukaai Matematika





Lagi dan Lagi Matematika tetap menjadi pelajaran yang tidak disukai oleh banyak siswa, hanya sebagian kecil dari anak-anak sekolah yang menyukai matematika. Bagi siswa yang kurang suka, mereka merasa bahwa belajar matematika sangatlah sulit, menguras pikiran, membosankan, dan tentu banyak alasan lainnya. Untuk itu, di sini ada beberapa tips yang bisa digunakan agar siswa bisa merasa lebih nyaman dan suka pelajaran matematika :

 
1. Pastikan Siswa Sudah Paham dengan Materi Yang Telah Disampaikan
Berbeda dengan pelajaran lain, matematika adalah pelajaran yang kompleks, di mana materi satu berkaitan dengan materi lainnya, materi dasar juga sangat mendukung untuk memahami materi yag lebih tinggi. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan pendidik, yaitu:
Ø  Terangkan materi secara struktural dan perlahan serta tidak terlalu cepat dalam menyampaikannya.
Ø  Bila perlu, ulangi kembali keterangan jika banyak anak didik yang kurang paham. 
Ø  Jangan menuntut anak didik untuk menghafal rumus, sering-sering memberi soal dan tugas. Ini juga berguna agar anak didik mengetahui maksud materi tersebut. Rumus akan dengan sendirinya terhafal bagi anak didik yang sering mengerjakan soal.

2. Padukan Matematika Dengan Dunia Nyata
Salah satu kendala yang membuat anak didik merasa kesulitan adalah karena matematika adalah abstrak dan terbatas pada angka dan angka yang sangat membosankan. Sekarang, cobalah mengubah gaya Anda baik pendekatan ataupun metode yang digunakan dalam menerangkan materi dengan mengaitkan materi tersebut dalam dunia nyata. Selain ini bisa membuat siswa lebih memahami materi tersebut, siswa juga akan termotivasi secara tidak langsung.

3. Sedikit Candaan dan Humor Sudah Cukup
Seperti kita ketahui matematika memiliki citra buruk bagi para siswa, matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan bagi anak didik, untuk itulah jangan pernah menambah kebosanan mereka dengan ekspresi dan sikap kaku Anda. Sekarang, lebarkan senyum Anda, dan bersikaplah lebih humoris, ini akan membantu meringankan beban pikiran anak didik saat belajar di kelas.

4. Tujukan Perhatian Anda Pada Semua Siswa di Kelas
Perhatian Anda juga harus sepenuhnya tertuju kepada semua anak didik di kelas, baik ketika Anda menyampaikan materi maupun ketika anak didik mengerjakan soal. Ini penting agar Anda mengetahui apa saja yang dilakukan anak didik dalam proses belajar mengajar.
  • Jangan membelakangi siswa ketika Anda menulis di papan, cobalah membiasakan diri menulis sambil memperhatikan siswa, menulis gaya miring.
  • Jangan hanya berdiri di satu tempat, cobalah berkeliling di antara para siswa saat dan sesudah menerangkan materi
  • Libatkan semua siswa dalam proses belajar mengajar, Anda bisa melakukannya dengan menanyakan secara langsung, menyuruh mengerjakan salah satu siswa ke papan tulis, membuat kelompok-kelompok kecil, dan lain sebagainya
  • Jangan pusatkan perhatian Anda hanya untuk anak didik yang pandai matematika saja, ini akan membuat kecemburuan sosial dalam kelas, tetapi ratakan perhatian Anda untuk semua siswa.

5.    Gunakan Strategi, Media, dan Metode Pembelajaran Yang Relevan
Untuk membantu daya serap anak didik dalam memahami materi, Anda perlu menggunakan beberapa strategi, media, dan metode, misalkan cara atau rumus cepat, alat-alat peraga, dan beberapa metode-metode pembelajaran. Tetapi, pastikan media dan metode tersebut relevan dan sesuai, baik sesuai dengan materi maupun sesuai dengan kebutuhan anak didik.
6.    Jangan Pernah Paksa Siswa Untuk Bisa Menguasai Matematika
Meskipun Anda sudah berusaha mengoptimalkan proses belajar mengajar secara maksimal, tetapi pasti ada beberapa anak didik yang memang memiliki bakal alami sulit memahami matematika. Jangan pernah memaksa mereka, justru beri mereka motivasi untuk mengasah pelajaran yang mereka bisa. Ingatlah bahwa setiap anak didik memiliki bakat dan keahlian yang berbeda-beda dalam pelajaran tertentu, Anda tidak bisa memaksa mereka untuk menguasi pelajaran Anda, itu adalah kesalahan.

Read more

Alasan Siswa Tidak Menyukai Matematika



Ketidakgemaran siswa untuk mendalami pelajaran matematika tentu menjadi masalah dalam proses belajar mengajar, khususnya bagi guru matematika sendiri, padahal matematika adalah pelajaran yang diutamakan negara. Namun matematika masih saja menjadi pelajaran yang banyak di benci oleh siswa. Untuk itu perlu diketahui mengapa siswa cukup sulit menyerap materi matematika. Dan berikut ini ada beberapa fakta yang menjadi alasan banyak siswa tidak menyukai pelajaran matematika. Apa itu langsung kita simak yahhh.....

1. Tegang dan Konsentrasi Penuh Saat Pelajaran Matematika
Matematika memang dirasa menjadi pelajaran yang sulit dalam sekolah, untuk itu setiap pelajaran matematika dimulai, para siswa pasti lebih tegang dan memusatkan konsentrasi untuk memahami materi. Sehingga ini membuat pikiran mereka lebih mudah kelelahan dan tentu membuat mereka merasa bosan, apalagi bagi siswa yang memang matematka haters.
2. Angka dan Rumus Adalah Pelajaran Abstrak
Alasan utama matematika sangat sulit adalah karena matematika merupakan pelajaran abstrak yang hanya berisi angka dan rumus yang cukup membosankan. Bagi siswa sendiri, permainan angka tentu lebih sulit dibandingkan dengan mendengarkan cerita dan kisah sejarah yang memang berhubungan dengan kehidupan secara real.
3. Tidak Cukup Hanya Dengan Menghafal Rumus
Untuk memahami matematika, tidak hanya cukup dengan menghafal rumus, banyak konsep-konsep yang suit dipahami butuh penalaran dalam memahami soal, menghubungkan satu rumus dengan rumus lainnya, dan kebiasaan mengerjakan soal. Tanpa itu mungkin Anda akan kesulitan untuk menemukan jawaban benar.
4. Butuh Ketelitian Untuk Menjawab Soal
Pernahkan Anda mengerjakan sebuah soal matematika kemudian hanya karena salah satu angka  atau salah meletakkan tanda menyebabkan semua langkah jawaban salah dan Anda harus menghitung dari awal lagi, sudah panjang-panjang mencari jawabannya ternyata salah, itu sama saja dengan udah semngat pdkt dengan gebetan namun diphpin, sakitnya tuh disini. Hehehe.... namun seperti itulah matematika. Memang membutuhkan ketelitian dalam mengerjakan soal matematika dimana antara rumus satu dengan rumus lainnya bisa saling berkorelasi.
5. Guru Terlalu Serius Dalam Mengajar
Sering dikabarkan bahwa guru matematika adalah guru yang killer dan sangat jarang ditemui guru matematika yang bisa menghibur dan memotivasi siswa, bagaimana dengan guru matematika Anda?  Ini mungkin karena materi matematika yang menuntut siswa untuk belajar serius dengan konsentrasi dan ketelitian lebih, sehingga seriang apapun guru matematika menyampaikan materi, siswa tetap merasa guru matematika sangat serius. Jadi buat lah pelajaran matematika sedikit humoris atau menyenangkan agar siswa tidak terlalu bosan.

Read more